Studi kasus · dipakai sejak 2024

Tunggakan SPP turun 91% di sebuah SD Islam swasta

Sekolah dengan sekitar 600 siswa per tahun ajaran, staf TU yang sedikit, dan yayasan yang ingin angka lebih cepat. Ini yang berubah setelah Lentera dipakai setiap hari sejak awal 2024.

−91%Sisa tunggakan per tahun ajaran
99,8%Realisasi penerimaan TA 2025/26
19.000+Pembayaran tercatat sejak 2024
6.300+Pesan WhatsApp ke wali
Sekolahnya

Sebuah SD Islam swasta di bawah yayasan

Sekitar 600 siswa per tahun ajaran, SPP bulanan ditambah biaya kegiatan, dan wali membayar lewat transfer ke Virtual Account bank. Seperti kebanyakan sekolah swasta, urusan uang dipegang segelintir orang di tata usaha dan bendahara, sementara yayasan meminta laporan yang bisa dipercaya.

Nama sekolah tidak kami sebut atas dasar privasi. Angka di halaman ini berasal dari laporan penerimaan sekolah tersebut.

Ilustrasi suasana ruang tata usaha sekolah: dua staf berjilbab dan seorang staf pria bekerja dengan laptop dan berkas.
Ilustrasi ruang tata usaha sekolah.
Sebelum Lentera

Tunggakan baru ketahuan di akhir semester

Pada enam tahun ajaran sebelum Lentera (2017/2018 sampai 2022/2023), sisa tunggakan SPP dan biaya kegiatan rata-rata Rp20,2 juta per tahun ajaran.

  • Transfer wali dicocokkan manual dengan daftar siswa, baris demi baris dari mutasi rekening.
  • Bukti bayar tersebar di chat WhatsApp pribadi, dan wali sering bertanya apakah transfernya sudah masuk.
  • Menagih tunggakan butuh sekitar seminggu untuk merekap dan membuat surat, dan hanya dikirim setiap semester.
  • Yayasan menunggu laporan akhir bulan untuk mengetahui posisi penerimaan.
Upload mutasi
Rekening sekolah · 7 Okt 2026
4 dari 5 baris
cocok otomatis
Mutasi masukNominalDicocokkan keStatus
TRF VA 9001202604 17450.000Aisyah Putri · 4BSPP OktoberCocok
TRF VA 9001202603 52900.000M. Fathan · 2ASPP Sep–OktCocok
TRF VA 9001202601 08450.000Nadia Zahra · 6CSPP OktoberCocok
TRF VA 9001202605 90600.000Rafi Akbar · 1BKegiatan smt 1Cocok
SETORAN TUNAI300.000Belum diketahuiTanpa nomor VADicek TU
Contoh pencocokan mutasi dengan data rekaan.
Yang diterapkan

Dari satu modul ke kebiasaan baru

Lentera dimulai sebagai sistem tagihan pada awal 2024. Modul berikutnya ditambahkan satu per satu, dari permintaan sekolah itu sendiri.

Langkah 1

Tagihan setahun dan mutasi bank

Tagihan SPP dan biaya kegiatan setahun dibuat sekali di awal tahun ajaran. Mutasi rekening diunggah, lalu setiap transfer dicocokkan ke siswanya lewat nomor Virtual Account.

Langkah 2

Konfirmasi ke setiap wali

Begitu pembayaran tercatat, wali menerima pesan WhatsApp dari nomor sekolah berisi nama anak, tanggal, dan nominal.

Langkah 3

Pengingat bulanan yang pribadi

Pengingat hanya dikirim ke wali yang belum lunas, lengkap dengan rinciannya, setiap bulan. Bukan lagi surat per semester.

Langkah 4

Kas yayasan, presensi, dan gaji

Kas yayasan dicatat terpisah dari kas sekolah, dan jam sidik jari pegawai menjadi dasar transport, uang makan, dan slip gaji.

Hasilnya

Sisa tunggakan turun 91% dalam tahun penuh pertama

TA 2023/2024 menjadi tahun peralihan karena Lentera mulai dipakai di tengah tahun ajaran. Sisa tunggakannya Rp7,7 juta. Pada TA 2024/2025, tahun ajaran penuh pertama, sisanya Rp1,86 juta, turun 91% dari rata-rata enam tahun sebelumnya.

Realisasi penerimaan TA 2025/2026 mencapai 99,8%. Sejak 2024, lebih dari 24.000 tagihan, 19.000 pembayaran, dan 6.300 pesan WhatsApp ke wali tercatat di Lentera.

Enam kebiasaan di balik angka ini

Lentera
Dasbor realisasi penerimaan tahun ajaran 2025/2026: total 99,84%, SPP 99,83%, biaya kegiatan 99,86%.
Dasbor realisasi TA 2025/2026 di sekolah ini. Nominal rupiah disamarkan.
Kata pengguna

Cerita dari meja TU

Sebelumnya, untuk menagih tunggakan memerlukan waktu ±seminggu untuk merekap dan membuat surat tagihan yang dikirim setiap semester. Sekarang tagihan bisa dikirim setiap bulan secara serentak langsung via WA kepada orangtua dalam hitungan jam.

Staf TU sekolah pengguna Lentera

Beberapa orangtua melakukan pembayaran langsung setelah ada notifikasi karena mereka lupa atas tagihannya dan merasa diingatkan. Pertanyaan orangtua atas tagihannya pun berkurang banyak.

Staf TU sekolah pengguna Lentera
Metodologi

Cara angka ini dihitung

  • Sisa tunggakan adalah tagihan SPP dan biaya kegiatan satu tahun ajaran yang belum dibayar, menurut laporan penerimaan sekolah.
  • Pembanding adalah rata-rata enam tahun ajaran sebelum Lentera, 2017/2018 sampai 2022/2023: Rp20,2 juta.
  • TA 2023/2024 dihitung terpisah sebagai tahun peralihan, karena Lentera mulai dipakai awal 2024.
  • Penurunan 91% = (Rp20,2 juta − Rp1,86 juta) ÷ Rp20,2 juta, untuk TA 2024/2025.
  • Bukan uji terkontrol. Selain sistem, cara sekolah mencatat dan berkomunikasi dengan wali juga berubah. Kondisi ekonomi wali dan kebijakan keringanan ikut berpengaruh.
  • Masih ada yang kami perbaiki. Staf TU menilai kemudahan Lentera 9 dari 10, dan memberi masukan untuk bagian absensi yang sedang kami tindak lanjuti.

Ditulis oleh Aulian Miftahul Fathan, pendiri Lentera. Diperbarui 2 November 2026.

Tanya jawab

Pertanyaan tentang studi kasus ini

Apakah hasil yang sama pasti terjadi di sekolah lain?

Tidak ada jaminan. Penurunan tunggakan di sekolah ini terjadi bersamaan dengan perubahan cara mencatat dan berkomunikasi dengan wali. Hasil di sekolah lain bergantung pada kondisi ekonomi wali, kebijakan keringanan, dan seberapa konsisten kebiasaan baru dijalankan.

Berapa lama sampai hasilnya terasa?

Di sekolah ini, Lentera mulai dipakai awal 2024, di tengah tahun ajaran 2023/2024. Tahun itu sisa tunggakan sudah turun ke Rp7,7 juta. Penurunan 91% tercatat pada TA 2024/2025, tahun ajaran penuh pertama.

Kenapa nama sekolahnya tidak disebut?

Kami menjaga privasi sekolah pengguna. Nama sekolah tidak dipublikasikan tanpa izin tertulis dari sekolah dan yayasannya. Saat demo, alurnya kami tunjukkan dengan data contoh.

Modul apa saja yang dipakai sekolah ini?

Tagihan dan pembayaran, pencocokan mutasi bank, notifikasi WhatsApp ke wali, kas sekolah dan kas yayasan, serta presensi dan penggajian. Modul nilai dan rapor baru dirilis Oktober 2026 dan belum dipakai di sekolah ini.

Ingin melihat alurnya di sekolah Bapak/Ibu?

Dalam demo 30 menit kami tunjukkan alur yang sama, dari tagihan sampai pengingat ke wali, dengan contoh data yang mirip sekolah Bapak/Ibu.